Jumat, 08 Februari 2013

9 Cara Aman Gunakan WiFi Publik

(foto: Mashable)
NEW YORK - Saat ini jumlah titik Wi-Fi gratis tumbuh dengan pesat. Akan tetapi, tidak setiap WiFi mampu memberikan perlindungan jaringan seperti rumah pribadi. Perangkat seperti notebook, tablet, atau smartphone yang menggunakan pengaturan awal serta firewall mungkin belum cukup untuk membuat Anda aman dari aksi usil para hacker saat bepergian.

Dikutip dari Mashable, Kamis (7/2/2013), jika Anda ingin menyimpan informasi Anda dalam file secara aman, terdapat beberapa tips penting untuk melindungi diri sendiri ketika Anda berada jauh dari rumah.

1. Matikan Mode Sharing (Berbagi)

Anda dapat berbagi banyak data seperti, musik Anda, video, file, bahkan menggunakan remote login dari komputer lain melalui jaringan Wi-Fi rumah Anda sendiri. Dalam jaringan Wi-Fi publik, jika Anda tidak menonaktifkan pengaturan ini saat terhubung pada jaringan, orang lain di sekitar Anda mungkin dapat meng-hack PC Anda melalui WiFi.

Jika Anda menggunakan PC Windows, Anda dapat memulai dengan membuka pengaturan berbagi lanjutan pada pengaturan Jaringan dan Internet dalam Control Panel. Dari sini, Anda akan dapat memilih untuk berbagi file, printer, serta jaringan yang ditemukan, ini akan membuat komputer Anda tampak terhubung pada jaringan yang sama. Untuk Mac, hanya pergi ke System Preferences, kemudian Berbagi, dan pastikan tidak ada pilihan lain yang digunakan.

2. Dapatkan Virtual Private Network (VPN)

Cara yang paling aman untuk browsing pada jaringan publik adalah menggunakan virtual private network (VPN). Sebuah VPN akan memberikan Anda jaringan yang aman meski menggunakan Wi-Fi publik, Anda mendapatkan manfaat dari jaringan pribadi selagi masih memiliki kebebasan publik Wi-Fi. Saat ini banyak terdapat layanan VPN gratis telah tersedia secara umum tersedia, layanan yang menjamin keamanan pada jaringan merupakan pilihan cerdas untuk melindungi informasi pribadi Anda.

3. Hindari Sambungan Wi-Fi Otomatis

Smartphone atau tablet dapat diatur untuk secara otomatis untuk terhubung pada Wi-Fi, hal ini merupakan pengaturan yang dapat membahayakan privasi Anda. Hal tersebut memungkinkan perangkat yang Anda gunakan terhubung ke jaringan publik tanpa izin Anda, dan Anda juga dapat secara otomatis terhubung ke jaringan berbahaya yang memang dibentuk khusus untuk mencuri informasi. Smartphone yang paling modern memiliki opsi untuk penonaktifkan secara default, akan tetapi pengaturan ini harus selalu Anda periksa. Pertama, buka menu Wi-Fi dari pengaturan telepon, jika Anda tidak melihat pilihan sambungan secara otomatis terpasang maka perangkat milik Anda sudah aman.

4. Gunakan Secure Socket Layer (SSL)

Sebuah situs pada dasarnya hanya mentransfer konten dalam bentuk teks biasa, Hal itu memudahkan siapa saja untuk menyusup dalam koneksi jaringan Anda. Banyak situs menggunakan SSL untuk mengenkripsi transfer data, tetapi Anda tidak harus bergantung pada layanan situs untuk berlindung. Anda dapat membuat koneksi ini terenkripsi dengan ekstensi browser SSL Everywhere. Dengan mengaktifkan plugin ini, hampir semua koneksi situs akan dilindungi menggunakan SSL guna memastikan setiap transfer data aman dari mata yang mengintip.

5. Gunakan Dua Jenis Otentikasi

Dua jenis otentikasi berarti Anda membutuhkan dua buah informasi untuk masuk dalam akun yang dimiliki, salah satunya menggunakan sesuatu yang Anda tahu sedangkan yang lainnya memakai sesuatu yang Anda miliki. Mode ini sering digunakan dengan cara mengambil  sandi dan kode yang akan dikirim ke ponsel Anda. Saat ini banyak situs populer menggunaka layanan yang mendukung dua jenis otentikasi, ini menjelaskan jika seseorang mampu untuk mendapatkan password Anda melalui jaringan Wi-Fi publik, mereka tidak akan bisa memasuki akun Anda.

6. Konfirmasi Nama Jaringan

Terkadang hacker akan mendirikan sebuah jaringan WiFi palsu yang tak disadari oleh pengguna WiFi lain. Jaringan palsu ini dapat menempatkan perangkat yang Anda gunakan dalam keadaan berbahaya, jika Anda tidak yakin mengenai jaringan resmi. Saat berada di sebuah cafe atau tempat makan, karyawan akan memberi tahu nama jaringan resmi dan membantu Anda bisa terhubung. Jika tidak ada seorang pun di sekitar untuk bertanya, sebaiknya Anda pindah ke lokasi yang berbeda di mana Anda dapat yakin tidak ada jaringan Wi-Fi palsu.

7. Lindungi Sandi Anda

Menggunakan kombinasi password unik untuk akun berbeda, dapat membantu Anda saat salah satu akun mengalami masalah. Aplikasi password manager seperti KeePass atau LastPass mungkin dapat membantu Anda tetap aman. Kedua aplikasi ini menyimpan informasi Anda dengan cara yang berbeda, KeePass menyimpan sebuah file database terenkripsi pada komputer Anda, sementara LastPass menyimpan identitas Anda di awan. Ada pro dan kontra untuk masing-masing layanan, namun kedua aplikasi ini diklaim benar-benar aman.

8. Hidupkan Firewall Anda

Kebanyakan sistem operasi yang ada saat ini, sebagian besar telah dilengkapi firewall yang memonitor keluar masuknya koneksi. Firewall memang tidak memberikan perlindungan secara lengkap, akan tetapi pengaturan tersebut dirasa cukup membantu jika dalam keadaan aktif.

Pada notebook Windows, cari pengaturan firewall Anda pada Control Panel di bawah Sistem dan Keamanan. Klik pada Windows Firewall, kemudian klik Turn Windows Firewall On atau Off. Masukkan password administrator Anda, kemudian verifikasi bahwa Windows Firewall aktif. Pengaturan pada Mac berada di System Preferences, kemudian Keamanan & Privasi pada Mac. Arahkan ke tab Firewall dan klik Turn On Firewall. Jika pengaturan ini berwarna abu-abu, klik ikon gembok di kiri bawah, masukkan password Anda, kemudian ikuti langkah-langkahnya kembali.

9. Jalankan Software Anti-Virus

Selalu gunakan perangkat lunak anti-virus yang terbaru, ini dapat membantu memberikan peringatan pertama jika sistem anda telah diganggu saat terhubung ke jaringan. Sebuah peringatan akan ditampilkan PC anda jika mendeteksi virus yang dikenal, atau ada perilaku yang mencurigakan, seperti modifikasi file registry.

Saat menjalankan software, anti-virus tidak bisa menangkap semua aktivitas yang tidak sah yang terjadi dalam jaringan, itu adalah cara yang bagus untuk melindungi perangkat anda dari serangan program jahat. (amr)

materi kuliah telekomunikasi

penulis : Eka Satria B
Bagi anda yang membutuhkan, di bawah ini adalah materi tentang mata kuliah sistem komunikasi dan jaringan komunikasi, silahkan di sedot bin download. mata kuliah sistem komunikasi

  • siskom part I
  • siskom part II
  • digital to digital
  • dan ini materi jaringan komunikasi
  • Jaringan komputer
  • membangun LAN
  • dasar jaringan
  • jarkom I
  • model OSI
  • model tcp-ip
  • Mendewasakan Industri Telekomunikasi

    Penulis: Ventura Elisawati- detikinet
    Ventura (dok. pribadi)
    Jakarta- Bersaing, bagi pelaku industri adalah hal yang wajar. Karena sejatinya semua pelaku industri butuh pesaing (lawan) yang bisa dijadikan pendorong untuk memberikan yang terbaik bagi konsumennya. Itu semua akan terjadi bila pelaku industri telah dewasa, sehingga persaingan yang muncul pun persaingan yang sehat.Tapi rupanya persaingan yang sehat belum nampak di industri telekomunikasi seluler.Mau bukti? Baca saja ini.Perselisihan 2 operator selular besar (Telkomsel dan XL ) minggu lalu yang dipicu oleh pembakaran materi promosi Telkomsel di daerah Sumatera Utara — seakan menyadarkan semua pihak bahwa kompetisi di industri telekomunikasi sudah tidak sehat. Bahkan Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar pun langsung bereaksi dan mengundang pimpinan kedua operator tersebut, untuk menjernihkan masalah yang cukup mencoreng citra industri ini.Mencuatnya praktek liar yang dilakukan provider telekomunikasi juga menggambarkan betapa ketatnya persaingan di industri ini. Perilaku tak elok, tak cuma nampak dari area above the line atau perang iklan yang kerap bernuansa saling menyudutkan layanan pesaingnya. Adu otot sesungguhnya jauh lebih seru di level below the line melalui pencopotan atribut promosi pesaing, dan sebagainya.Di industri telekomunikasi, praktek-praktek liar semacam itu sebenarnya bukanlah hal baru, bahkan sudah terjadi sejak awal 2000-an. Semisal, saat sebuah operator akan meluncurkan layanannya di suatu daerah baru, ia harus bersiap dan waspada menjaga materi promosinya agar tidak dilucuti oleh operator yang sudah terlbiha dulu eksis di wilayah tersebut. Perselisihan pun makin seru di level distributor dan agen penjualan di lapangan.Aksi jegal menjegal seperti itu, sebetulnya juga terjadi di sejumlah industri lain. Di industri pers, misalnya, ketika booming di bisnis penerbitan yang didukung konglomerasi pun tak kalah hebohnya. Agen koran bisa saja dibayar agar tidak mengedarkan koran pesaing. Atau ada pihak yang sengaja memborong koran milik pesaing, agar tidak sampai ke tangan pembaca, dan masih banyak lagi praktek-praktek liar di lapangan yang terjadi.Yang juga tak kalah maraknya adalah perang promosi partai. Misalnya, pagi hari, atribut partai A dicopot, siangnya spanduk partai B dilucuti, malamnya poster partai C yang jadi korban. Begitulah pemandangan yang jamak terjadi. Mungkin saja itu memang ada arahan dari partai yang bersangkutan, tapi yang lebih sering itu terjadi karena semangat anggota maupun simpatisan partai tersebut. Apalagi, kini dengan 34 partai yang berebut pemilih, sangat memungkinkan terjadinya gesekan di level lapangan seperti yang sudah kerap terjadi selama ini.Perlu kedewasaan semua pihakSaat ini industri telekomunikasi selular di Indonesia telah memasuki dekade ke 2. Dari sisi sosial ekonomi, efek pembiakan (multiplier effect) yang ditimbulkan oleh industri ini, sangatlah luar biasa. Kehadiran bisnis telekomunikasi bergerak ini telah menghadirkan lini usaha baru di sektor konten. Belum lagi usaha kecil yang bisa menggerakkan perekonomian rakyat, seperti agen penjual pulsa, ring tone, asesori hape, sampai hape bekas yang tersebar sampai pelosok.Dari besaran, industri ini telah mampu meraih sekitar 120 juta pelanggan, sementara dari sisi omzet hingga akhir 2008 ini total diperkirakan akan mencapai Rp 70 triliun. Industri ini telah tumbuh secara pesat, berada di jajaran industri papan atas di Indonesia, dan menjadi salah satu industri strategis negara. Geliatnya, tak cuma menarik bagi investor asing untuk masuk, tapi juga pelbagai pihak untuk sekedar mengais peluang bisnis dari sini. Katakanlah, para ibu-ibu rumah tangga yang terpikat untuk jualan pulsa isi ulang untuk sekedar menambah pendapatan rumah tangganya. Melihat ke dua sisi di atas, rasanya sangat disayangkan jika ke depan, perkembangan (juga persaingannya) di kancah ini diwarnai dengan hal-hal yang kekanak-kanakan seperti yang sudah terjadi. Kok niru artis-artis saja yang kerap bertikai melalui media. begitu komentar sejumlah pihak.Yang juga perlu disadari adalah bahwa industri ini cukup istimewa, dimana unsur kolaboratifnya sangat besar. Sudah tidak ada monopoli, yang terjadi justru kolaborasi, yang mestinya bisa saling menguntungkan. Contohnya, ketika pelanggan operator X menghubungi pelanggan operator Y, keduanya mendapatkan manfaat bisnis.Dengan pola bisnis semacam ini, sebenarnya banyak persoalan yang bisa disikapi secara dewasa oleh para pelakunya. Karena selama ini mereka juga kerap berkolaborasi dalam perumusan pelbagai kebijakan di industri telekomunikasi. Ada pula organisasi pemersatu seperti ATSI Asosiasi Telekomunikasi Selular Indonesia, yang semestinya bisa menjadi forum untuk menyelesaikan masalah-masalah tehnis - operasional seperti yang selama ini sudah terjadi, termasuk soal-soal marketing dan sales.Pertanyaannya, sejauh mana para pelaku di industri ini mau dan mampu menyikapi pertumbuhannya secara lebih dewasa. Baik ketika melahirkan program baru, dan mengkomunikasikannya. Juga saat harus mendidik para pelaku bisnis terkait (seperti Content Provider, distributor, agen penjualan, bahkan para vendor pembangunan jaringan), untuk mulai berinteraksi secara dewasa dengan stakeholder-nya. Nampaknya kunci pendewasaan industri ini tak cukup jika yang memegang cuma para pelaku. Dibutuhkan juru kunci lain yaitu regulator yang mampu melihat arah industri ini ke depan, sehingga bisa melahirkan kebijakan-kebijakan yang antisipasif, yang tak sekedar reaktif..

    Profil Wildan, Si Peretas Situs SBY

    JAGAD maya Indonesia digegerkan dengan dialihkannya Domain Name System (DNS) situs milik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) awal Januari 2013. Seketika laman situs itu berganti wujud.

    Kejadian itu menjadi sorotan sejumlah media, dan sejumlah pihak pastinya bertanya siapakah dalang dari pertiwa itu? Jumat,25 Januari 2013 malam sebuah Warung Internet (Warnet) CV Surya Tama yang terletak di Jalan Suprapti Kabupaten Jember, Jawa Timur didatangi oleh petugas kepolisian.

    Salah satu pekerja di Warnet itu pun digelandang ke Jakarta untuk diperiksa. Tak lama berselang, munculah inisial 'WYA' yang bertanggungjawab atas aksi deface ke situs presidensby.info. Belakangan insial itu merujuk pada Wildan Yani Ashari, tidak banyak informasi terkait jatidiri remaja yang menjaili situs orang nomor satu di Indonesia ini.

    Pihak keluarga baru dikabari perihal penangkapan tersebut keesokan harinya melalui perangkat desa. Wildan, remaja 20 tahun ini merupakan salah satu watga di Desa Balung Kulon, Kecamatan Balung, Jember, Jawa Timur.

    Remaja lulusan Sekolah Teknik Menengah (STM) -- sekarang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ini dikenal sebagai siswa yang tidak terlalu menonjol prestasi akademisnya.

    Lulus pada 2010, ia langsung tenar berkat mengalihkan Domain Name System (DNA) situs SBY. Pihak sekolah pun kaget dengan peristiwa itu. Meski mengetahui mantan anak didiknya bersalah, namun pihak sekolah meminta agar Wildan dibina agar kemampuannya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan positif.

    Menariknya, hasil pemerikasaan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, Direktur II Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Mabes Polri, Brigjen Pol Arief Sulistyo mengatakan, Wildan mengaku belajar komputer secara otodidak.

    Sayangnya, berkat kemampuannya ini Wildan terancam dikenakan Pasal 22 huruf b UU 36 Tahun 1999 tentang telekomunikasi dan Pasal 30 ayat 1,2,3 jo Pasal 32 ayat 1 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

    Sementara itu, dukungan pun terus datang. Terkini, sebuah aksi #OpFreeWildan mengerjai sejumlah situs milik instansi pemerintah. Bahkan sebuah pernyataan di-posting untuk meminta Pemerintah Indonesia bertindak secara adil. (amr)

    Ini Komitmen BlackBerry Bagi Pelanggan Setianya di Indonesia

    BlackBerry mengumumkan bahwa pihaknya telah menambahkan BlackBerry Expert Center (BEC) - Authorized Repair Locations di beberapa daerah di seluruh Indonesia. Hal itu, menurut BlackBerry sebagai bagian dari komitmen untuk memberikan yang terbaik dalam hal pelayanan dan solusi kepada pelanggan setianya.
    Pelanggan di seluruh Indonesia berkesempatan menikmati akses mudah terhadap produk BlackBerry, serta dukungan layanan purna jual terbaik, dan memperoleh pengalaman nyata berinteraksi dengan beragam produk BlackBerry terbaru. BEC - Authorized Repair Locations memiliki peralatan lengkap dan staf terlatih untuk memperbaiki perangkat BlackBerry yang rusak.
    Jaringan lebih dari 60 BlackBerry Experience Centers di seluruh Indonesia telah didirikan untuk melayani beragam perangkat BlackBerry yang dibeli dari mitra resmi. Sampai dengan hari ini, 16 BlackBerry Expert Centers akan menjadi BlackBerry Expert Center (BEC) Authorized Repair Locations di berbagai tempat di seluruh Indonesia, seperti Jakarta, Yogyakarta, Bogor, Makassar, dan Surabaya. BlackBerry juga berencana untuk lebih memperluas jangkauan BEC ke beberapa daerah lainnya di Indonesia.
    Kesemua informasi tersebut menunjukkan komitmen BlackBerry untuk menyediakan layanan purna jual terbaik terhadap pelanggannya di Indonesia. Sebagaimana dinyatakan oleh Grace Tang, Director of Customer Operations RIM APAC, "Kami berkeinginan untuk menyediakan pelanggan kami di Indonesia dengan pelayanan prima dari staf terampil serta terlatih serta didukung beragam fasilitas lengkap yang canggih dan terawat dengan baik.”
    BEC Authorized Repair Locations saat ini telah dibuka di beberapa tempat di Jakarta dan Tangerang, seperti BEC Duta Merlin, Roxy Mas, Mall Kelapa Gading, Mal Taman Anggrek, Skybee Building, Gandaria City, Pondok Indah Mal II, Cempaka Mas ITC Serpong, dan Summarecon Mall. BEC juga berencana untuk membuka outlet di Global Teleshop yang terletak di sepanjang Jalan Mangkubumi Yogyakarta.
    Di BEC - Authorized Repair Locations, pelanggan akan mendapatkan berbagai pelayanan seperti: peningkatan layanan di dalam toko, pelayanan yang cepat terhadap pelanggan untuk mempertahankan PIN yang mereka miliki saat ini, dan akses serta pelayanan yang mudah, didedikasikan khusus untuk para pelanggan. BEC juga menyediakan layanan tambahan untuk perbaikan aksesoris dan rangka BlackBerry Anda.
    Pembukaan gerai-gerai BEC Authorized Repair Locations tambahan ini, merupakan sebuah tonggak penting untuk BlackBerry dalam mewujudkan janjinya untuk memberikan layanan purna jual terbaik kepada seluruh pelanggan di Indonesia. Pelayanan yang sama juga akan diterapkan di seluruh Indonesia dengan tujuan untuk memiliki tingkat pelayanan yang terbaik dari segala sisi yang akan diimplemetasikan kepada lebih dari 30 BlackBerry Expert Centers mulai dari Q1 2013. Sementara itu, gerai BEC yang telah ada saat ini, akan terus memberikan layanan terbaik kepada para pelanggan, di mana permintaan pelanggan dalam peningkatan fungsi perangkat lunak sangat tinggi.

    Penulis: Fauzi    

    Pendiri Apple: Soal Fitur, iPhone Kini Berada Sedikit di Belakang



    Salah seorang pendiri Apple, Steve Wozniak, kembali membuat pernyataan menarik terkait smartphone buatan perusahaan itu. Menurutnya, dalam hal fitur smartphone, iPhone telah berada di posisi agak belakang.
    Steve yang ketika membuat pernyataan itu saat dirinya hadir di acara Businessweek's Best Brand Awards, itu awalnya memang menyatakan bangga terhadap sikap loyal para penggemar smartphone ikonik besutan Apple.
    “Saya bangga bahwa kita memiliki penggemar setia seperti itu,” kata Woz seperti dikutip PULSAonline via Electronista.
    Meski ia merasa bangga dengan loyalitas para pengguna smartphone besutan Apple, dalam pandangannya dalam hal fitur, iPhone disebut berada agak di belakang. Woz pun tak segan-segan untuk mengatakan Samsung yang kini telah menjadi pesaing terbesar lantaran mereka telah membuat produk hebat.
    “Loyalitas bukan sesuatu yang diberikan, kebutuhan untuk memiliki produk terbaik selalu ada di sana. Saat ini masih dalam opini saya, kami berada agak di belakang terhadap fitur dalam bisnis smartphone. Samsung adalah pesaing besar. Justru karena mereka saat ini membuat produk yang hebat,” lanjut Woz.
    Apple dan Samsung hingga saat ini memang masih mendominasi pasar smartphone lewat perangkat unggulannya. Kedua vendor ini pun secara efektif, telah mengontrol pasar dan meraup banyak keuntungan dari bisnis smartphone.
    Samsung memang telah membuat langkah besar dengan serangkaian produk andalnya, seperti Galaxy Nexus, Galaxy S III, dan Galaxy Note-nya yang terbilang sangat sukses, di mana fitur andal di dalamnya merupakan salah satu unsur yang membuat perangkat itu begitu diterima di pasar.

    Penulis: Fauzi    
     
    Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting